Mengapa Anak harus tidur di kamar sendiri

anak tidur sendiri

Mengapa Anak harus tidur sendiri – salam pembaca menu dietku dewasa ini masih banyak saja pasangan suami istri yang mengeluhkan akan keseharianya yang mulai kurang harmonis karena pertumbuhan anak yang kian besar dan masih tidur sekamar dengan orang tuanya.

dari sisi psikologis anak akan lebih mandiri apabila beristirahat dalam ruangan-nya sendiri dan cenderung akan memancing minat untuk menghias ruanganya secara mandiri dari tempat tidur anak kesukaan-nya sesuai dengan fantasi dari sang anak. secara keberanian mental sang anak juga akan lebih terpancing agar lebih berani tidur dikamar sendiri dan cenderung tidak penakut.

Hubungan Suami Istri Merenggang


Tidak hanya anak yang akan kehilangan privasi, orangtua pun demikian. Anda tidak akan memiliki waktu berdua dengan suami untuk berdiskusi ataupun melakukan hubungan intim. Buruknya, jika ada permasalahan antara orangtua, anak dapat mendengarnya dan menambah lebar masalah yang ada. Hal ini membuat pikiran anak tidak sehat. Bahkan, dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa alasan perceraian bisa terjadi karena faktor ini. “Reasons for this include higher divorce rates, frequent transitions, more over scheduling, greater academic pressures.”

Baca Juga : Tempat Tidur Minimalis

Kenyamanan Tidur Terganggu


Selain membatasi privasi, membiasakan tidur bersama anak akan membuat kualitas istirahat menjadi terganggu. Hal ini disebabkan kapasitas kasur tidak dapat memenuhi standarnya. Anda dan anak pun akan mudah terbangun saat malam hari, karena merasa terlalu sempit, berdesakan, dan berisik. Tak menutup kemungkinan orangtua dan anak menderita sakit punggung atau nyeri pada tubuhnya akibat salah tidur. solusinya anda bisa memesan tempat tidur anak minimalis agar anak bebas tidur mandiri tanpa harus terganggu aktifitas orang tuanya

Gangguan Kesehatan


Tidur bersama anak akan memudahkan mereka cepat terkena virus menular saat Anda atau suami sedang menderita sakit, seperti flu dan batuk. Perputaran bakteri sangat mudah menempel di dalam ruangan dan menular begitu saja dalam waktu singkat. Menurut studi yang dituliskan dalam The American Academy of Pediatrics, tidur bersama balita pun terbilang cukup berbahaya. Dalam kasus yang serius, sang anak akan mengalami kematian, baik karena kekurangan oksigen dalam satu ruangan atau tertindih saat malam hari secara tidak sengaja oleh orang tuanya.

“Co-sleeping with babies increases the chances of Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), which is the leading cause of death for children aged one month to one year old.”

so untuk anda yang punya anak kecil anda wajib memikirkan untuk anak tidur sendiri agar makin mandiri serta tidak terbiasa selalu manja di pelukan orang tuanya. admin rekomendasikan untuk anda membeli tempat tidur anak minimalis dengan harga terjangkau serta kualitas bahan baku terbaik di AsiaFurniture,net. salam

Summary
Review Date
Reviewed Item
Mengapa Anak harus tidur dikamar sendiri
Author Rating
51star1star1star1star1star

1 thought on “Mengapa Anak harus tidur di kamar sendiri”

Comments are closed.

× Silahkan Chat Disini ^_^